Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Tragedi Kereta di Bekasi, Hasbullah Rahmat Desak Evaluasi Total Sistem Komando PT KAI dan Percepatan Underpass

898
×

Tragedi Kereta di Bekasi, Hasbullah Rahmat Desak Evaluasi Total Sistem Komando PT KAI dan Percepatan Underpass

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, H. M Hasbullah Rahmat, S. PD., M. Hum.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bekasi,- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. M Hasbullah Rahmat, S. PD, M.Hum, angkat bicara mengenai kecelakaan memprihatinkan yang terjadi di perlintasan sebidang Bekasi Timur. Ia menekankan bahwa musibah ini harus menjadi momentum evaluasi besar-besaran bagi seluruh pihak, mulai dari operator transportasi, pemerintah, hingga kedisiplinan masyarakat, Rabu(28/4/2026).

Menanggapi insiden yang bermula dari adanya mobil mogok di atas rel, Bang Has menyoroti pentingnya rentang komando yang cepat di lingkup internal PT KAI. Menurutnya, kecelakaan fatal seharusnya bisa diminimalisir jika koordinasi di Command Center berjalan optimal.”Sebenarnya kalau petugasnya standby dan ada sistem peringatan dini, itu bisa dicegah. Kereta luar kota harusnya bisa distop dulu di jalan melalui pengumuman berjenjang di Command Center jika ada hambatan atau handicap di titik tertentu,” ujar Bang Has. Ia menegaskan bahwa meskipun tidak menggunakan peralatan yang sangat canggih, kesigapan SDM dalam merespons situasi darurat di atas rel adalah kunci utama keselamatan perjalanan kereta api.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Bang Has kembali mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur pemisah jalur di titik-titik strategis. Ia menilai perlintasan sebidang memiliki risiko kerawanan yang sangat tinggi, baik dari sisi teknis kendaraan maupun perilaku pengguna jalan.

“Pelajaran pahit bagi kita bahwa perlintasan sebidang itu memang sangat berbahaya. Ke depan, kita berharap perlintasan sebidang di Jawa Barat sedapat mungkin diamankan dengan pembangunan flyover maupun underpass agar tidak ada lagi orang yang tertabrak atau kecelakaan di atas rel,” tegasnya.

Di sisi lain, legislator dari Fraksi PAN ini juga memberikan pesan menohok bagi para pengguna jalan. Ia meminta masyarakat untuk lebih bersabar dan menaati rambu-rambu yang ada demi keselamatan nyawa sendiri.”Saya berharap masyarakat jangan coba-coba mengadu kendaraan dengan kereta. Kalau lampu sudah bunyi dan palang pintu sudah menutup, ya harus stop. Jangan coba-coba menerobos. Kita harus melakukan introspeksi diri bersama,” pesannya.

Terkait penanganan para korban, Bang Has meyakini bahwa pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun Kota Bekasi, akan memberikan perhatian serius. Meskipun sudah ada asuransi Jasa Raharja, ia berharap pihak eksekutif di Pemprov Jabar dapat mengeluarkan kebijakan khusus untuk meringankan beban para korban.”Ini sudah menjadi musibah skala besar yang ditangani secara nasional. Tentu kita tidak menghendaki adanya santunan karena kita lebih ingin tidak ada kecelakaan sama sekali. Namun, insyaallah saya yakin akan ada uluran tangan dari pemerintah pusat, provinsi, dan kota untuk para korban warga Bekasi ini,” tutupnya.

example 325×300