Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tina Wiryawati Pastikan Anggaran Santunan dan Perawatan Korban Terjamin

792
×

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tina Wiryawati Pastikan Anggaran Santunan dan Perawatan Korban Terjamin

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M.,

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,– Anggota Komisi 3 DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M, menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal alokasi anggaran untuk penanganan korban kecelakaan kereta api tragis di Stasiun Bekasi Timur. Ia memastikan bahwa seluruh biaya medis dan santunan bagi para korban merupakan prioritas utama pemerintah daerah.Tragedi yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam tersebut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL Commuter Line rute Jakarta-Bekasi. Insiden ini mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang lainnya luka-luka.

Sebagai anggota komisi yang membidangi keuangan, Tina Wiryawati mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit serta menyiapkan santunan sebesar 50 juta rupiah bagi masing-masing ahli waris korban meninggal dunia.”Kami di Komisi 3 memastikan bahwa dukungan anggaran untuk penanganan bencana kemanusiaan seperti ini berjalan tanpa hambatan birokrasi. Secara prinsip, anggaran daerah harus diprioritaskan untuk perlindungan dan keselamatan rakyat. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara bagi warga yang tertimpa musibah,” ujar Tina Wiryawati dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).Tina menambahkan bahwa komitmen penjaminan biaya medis bagi 84 korban luka-luka harus dilaksanakan secara transparan dan cepat oleh fasilitas kesehatan terkait.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

“Musibah ini sangat berat bagi keluarga korban. Kami dari Fraksi Gerindra mendukung penuh kebijakan yang berpihak pada rakyat ini. Negara harus hadir meringankan beban mereka, baik dari sisi medis maupun dukungan materiil melalui santunan duka,” tambahnya.

Selain fokus pada aspek jaminan biaya, Tina juga memberikan catatan serius terkait penyebab kecelakaan yang dipicu oleh adanya taksi listrik yang mogok di lintasan kereta api. Ia mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan perlintasan sebidang di Jawa Barat.”Tragedi ini menjadi pelajaran mahal. Ke depan, harus ada sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan operator transportasi dalam meningkatkan sistem mitigasi, terutama saat terjadi gangguan kendaraan di atas rel, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.Di akhir pernyataannya, Tina Wiryawati mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk mendoakan para korban dan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan serta kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.

example 325×300